masih pantaskah aku mencintaimu saat jiwa dan raga ku tlah kau sakiti berulang kali, nafas dan detak jantung ini seakan berhenti saat kau khianati. debaran jantung seakan tak menentu melihat kau bersamanya 'lagi'
masih ada kah rasa sayang sebesar himalaya yang dulu tulus hanya untukmu, masih ada kah cinta selembut kapas yang dulu menghangatkanmu, dan masih adakah sebongkah rindu yang dulu hanya tercipta untukmu
kau tak hanya mempermaimkan ku tapi kau juga sudah menghempaskan ku ke dalam kehampaan dan kesunyian. kau biarkan ku menangis meratapi semua kesalahan mu.dan kau dengan sadarnya tersenyum dihadapaku dan itu hanya menambah goresan luka ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar